Minggu, 02 Maret 2025

 

Mengenal  Jenis-jenis  Kecerdasan  Buatan (Artificial Intelligence)

Jenis-jenis AI (Kecerdasan Buatan) dapat dikategorikan berdasarkan berbagai kriteria, seperti kemampuan, fungsi, atau tingkat kecanggihannya. Berikut adalah beberapa cara mengklasifikasikan jenis AI.

1. Berdasarkan Kemampuan :

   - Artificial Narrow Intelligence (ANI) :

     - AI yang dirancang untuk melakukan tugas spesifik.

     - Contoh: Asisten virtual (Siri, Alexa), sistem rekomendasi (Netflix, Spotify), atau mobil otonom.

     - AI jenis ini tidak memiliki kesadaran atau kemampuan berpikir seperti manusia.

   - *Artificial General Intelligence (AGI)*:

     - AI yang memiliki kemampuan setara dengan manusia, termasuk belajar, memahami, dan menerapkan pengetahuan ke berbagai konteks.

     - Saat ini, AGI masih dalam tahap penelitian dan belum terwujud.

   - *Artificial Superintelligence (ASI)*:

     - AI yang melebihi kecerdasan manusia dalam segala aspek.

     - Konsep ini masih hipotetis dan sering dibahas dalam konteks futurologi.

2. Berdasarkan Fungsi

   - Reactive Machines :

     - AI yang hanya bereaksi terhadap input tanpa memori atau kemampuan belajar dari masa lalu.

     - Contoh: Deep Blue (program catur IBM).

   - *Limited Memory*:

     - AI yang dapat menggunakan data masa lalu untuk membuat keputusan.

     - Contoh: Mobil otonom yang menggunakan data sensor untuk menghindari tabrakan.

   - *Theory of Mind*:

     - AI yang dapat memahami emosi, keinginan, dan pemikiran manusia.

     - Masih dalam tahap pengembangan.

   - *Self-Aware AI*:

     - AI yang memiliki kesadaran diri dan emosi.

     - Konsep ini masih teoritis dan belum ada implementasinya.


3.  Berdasarkan Teknologi :

   - Machine Learning (ML) :

     - AI yang belajar dari data tanpa diprogram secara eksplisit.

     - Contoh: Algoritma klasifikasi, regresi, atau clustering.

   - Deep Learning :

     - Subset dari ML yang menggunakan jaringan saraf tiruan (neural networks) untuk memproses data         kompleks.

     - Contoh: Pengenalan gambar, suara, atau teks.

   -  Natural Language Processing (NLP) :

     - AI yang berfokus pada interaksi antara manusia dan mesin melalui bahasa alami.

     - Contoh: Chatbot, penerjemah otomatis.

   - Computer Vision :

     - AI yang memungkinkan mesin untuk "melihat" dan memahami gambar atau video.

     - Contoh: Pengenalan wajah, deteksi objek.

   -  Robotics :

     - AI yang diterapkan dalam robot untuk melakukan tugas fisik.

     - Contoh: Robot industri, robot layanan.

4. Berdasarkan Tingkat Otonomi :

   - *AI dengan Pengawasan (Supervised AI)*:

     - AI yang memerlukan data berlabel untuk belajar.

   - *AI Tanpa Pengawasan (Unsupervised AI)*:

     - AI yang belajar dari data tanpa label.

   - *AI Semi-Supervised*:

     - Kombinasi antara data berlabel dan tidak berlabel.

   - *Reinforcement Learning*:

     - AI yang belajar melalui trial and error dengan sistem reward dan punishment.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar