Bagaimana Liechtenstein Memperkuat Kas Negara Tanpa Membebani Rakyat?
1. Negara Kecil, Pajak Rendah, Tapi Cerdas Menarik Bisnis Internasional
Liechtenstein dikenal sebagai tax haven (surga pajak) yang menarik ribuan perusahaan asing untuk mendaftar dan berkantor pusat di sana, meskipun operasionalnya di luar negeri. Ini memungkinkan negara memperoleh pemasukan besar dari biaya registrasi, pengelolaan, dan layanan hukum/perbankan, tanpa pajak tinggi.
2. Fokus pada Jasa Keuangan dan Industri Bernilai Tinggi
Sektor keuangan seperti perbankan swasta dan manajemen aset sangat maju dan teregulasi ketat. Selain itu, negara ini memiliki sektor industri presisi tinggi seperti teknologi medis dan alat berat yang sangat kompetitif di pasar global.
3. Pemerintahan Kecil, Efisien, dan Minim Korupsi
Dengan sistem pemerintahan yang ramping, Liechtenstein mampu mengelola pengeluaran negara dengan efisien. Transparansi dan tata kelola yang baik menekan kebocoran anggaran.
4. Investasi Pendidikan dan Inovasi
Pemerintah mendorong investasi di sektor pendidikan dan riset teknologi yang menjadikan masyarakatnya produktif dan berdaya saing tinggi di sektor industri bernilai tambah.
Apakah Indonesia Bisa Meniru Liechtenstein?
Bisa, tapi perlu penyesuaian dengan kondisi Indonesia.
Beberapa pendekatan yang bisa diadopsi:
1. Meningkatkan Tata Kelola dan Efisiensi Pemerintah
Mengurangi korupsi dan kebocoran anggaran bisa menjadi langkah pertama agar kekayaan SDA benar-benar masuk ke kas negara dan dinikmati rakyat.
2. Diversifikasi Ekonomi ke Sektor Bernilai Tinggi
Alih-alih hanya menjual bahan mentah, Indonesia bisa meniru Liechtenstein dengan mengembangkan industri bernilai tambah—misalnya, hilirisasi nikel menjadi baterai, bukan sekadar ekspor bijih.
3. Menjadi Hub Jasa dan Inovasi di Asia Tenggara
Dengan bonus demografi dan posisi strategis, Indonesia bisa menjadi pusat layanan keuangan, teknologi, dan bisnis jika regulasi dibuat ramah investasi, transparan, dan digital-friendly.
4. Pajak Rendah, Basis Luas
Alih-alih menaikkan pajak, perluasan basis pajak secara digital (termasuk UMKM dan ekonomi kreatif) dapat meningkatkan penerimaan negara tanpa memberatkan.
Liechtenstein sukses karena efisiensi, strategi cerdas dalam menarik bisnis, dan kepercayaan publik yang tinggi terhadap pemerintahnya.
Indonesia punya potensi jauh lebih besar karena kekayaan alam dan jumlah penduduknya, tetapi memerlukan reformasi mendasar di birokrasi, tata kelola, dan strategi pembangunan ekonomi jangka panjang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar